Langsung ke konten utama

Postingan

Teruntuk Pasangan Hidupku... Tulisan ini Untukmu

Teruntuk Pasangan Hidupku kelak, Tulisan ini untukmu Disaat tulisan ini ku buat, mungkin aku dan kamu belum bertemu, tapi percayalah, perlahan aku sudah mulai mendoakanmu. Aku mulai mendoakan hal baik tentang dirimu, Aku mulai mendoakan setiap harapanku yang semoga bisa terbentuk dengan baik didirimu Bukan, ini bukan harapan egois untuk kebaikanku semata saja, tapi harapanku untuk dirimu yang pastinya akan memperkuat dirimu didalam kehidupan ini. Ada yang bilang, bahwa pasanganmu adalah cerminan dirimu. Saat ini aku belum yakin 100% akan hal itu, tapi ku rasa Aku sudah mulai meng-imani hal tersebut. Aku yakin, dengan aku berdoa tentang dirimu, tangan Tuhan kemudian akan bekerja untuk mempersiapkan dirimu menjadi versi terbaikmu sampai akhirnya kita bertemu. Tenang, ketika Tuhan membantu membentuk dirimu, aku yakin Tuhan juga membantu membentuk diriku, mempersiapkan diriku, karena aku pun ingin melakukan itu. Semoga kamu juga ya :) Teruntuk Pasangan Hidupku, Aku selalu b...

Bersyukur I

Ya! Hari ini. Hari ini aku sudah ada di posisi yang sangat ku syukuri. Jika dulu aku selalu mengeluh, masih sulit mengendalikan emosiku, masih sulit mengatur pola pikirku. Bisa dibilang, saat ini aku sudah cukup bisa mengatasinya. Bukan hanya itu, disaat aku merasa cukup bisa mengatasinya, disaat itu pula, aku sudah ditempatkan di tempat yang ku yakini (insyallah) tepat dan ini adalah tempat yang Allah Ridhoi. Aku selalu berkata dalam benakku "Ya Allah ya Tuhanku, jika aku ditanya, ingin bekerja apa.. Aku hanya akan menjawab, aku ingin pekerjaan yang ku lakukan bisa memberikan dampak positif ke banyak orang diluar sana" Dan ya! Aku yakin, Dari doa itulah, aku bisa ada di tempat ini. Tempat dimana aku bisa lebih bertumbuh lagi setiap harinya. Siapa sangka, yang dulunya aku mengidolakan orang tersebut, dan menjadikan dirinya sebagai role model hidupku. Saat ini dirinya menjadi Pemimpin ku dalam bekerja. -- Aku mulai mengerti, Hikmah ata...

Berbahagialah..

Kadang berpikir, Laki laki yang dulu bersamaku, kini sudah bahagia dengan orang lain diluar sana. Yaa. Laki laki, bukan lelaki. Karena jumlahnya memang lebih dari satu orang. Bukan, Bukannya aku sering mendua mentiga dan seterusnya. Tapi lebih kepada, orang orang yang dulu pernah ada di hari hariku, semuanya sudah dengan orang lain. Satu persatu menemukan dan memilih pasangannya. Kadang aku berpikir, Aku kurang apa? Apa mungkin aku kurang cukup dalam hal fisik? Apa mungkin aku kurang cukup dalam hal pola pikir? Entahlah, Tapi pertanyaan itu terucap jika hatiku sedang kacau saja. Itu hanya sepenggal pikiran burukku. Karena pada kenyataannya, Aku selalu menata hati dan pikiranku sebaik mungkin. Saat ini, laki laki tersebut sudah bahagia dengan pilihannya masing masing. Ada beberapa dari mereka yang memang memilih untuk meninggalkanku. Kebetulan, hanya ada satu laki laki yang ku putuskan untuk ku tinggalkan. Tapi percayalah, aku tidak menyesal meninggalkan lelaki tersebut....

Inilah Jawaban atas segala Pertanyaaku

Jatuh lagi, dan harus jatuh. Jatuh saat aku tau yang sebenarnya alasanmu meninggalakanku. Berhari-hari aku tetep menunggu kamu, Padahal kamu sudah berusaha meminta aku pergi. Aku salah, Aku salah karena tetep berdiam diri dan membisu Berharap kamu akan menoleh kembali ke arahku disaat kamu sudah lari dari diriku. Aku tetap berdiam diri. Sekiranya kamu kembali, aku akan sapa kamu dengan senyuman hangatku. Aku mendoakanmu Aku terus mendoakanmu Aku memohon petunjuk pada Tuhan, untuk diberikan jalan terbaik antara aku dan kamu. Ya.. Hari ini terjawab sudah Kamu pergi karena memilih dengan orang lain disana. Kamu pergi buka karena alasan yg kamu utarakan padaku. Kamu pergi karena memang kamu ingin pergi dan tidak ingin bersamaku. Tepat dititik ini aku bercerita, Aku seraya menyalahkan diriku sendiri terus menerus. Mengapa aku tetap berdiam diri menunggumu? Mengapa aku tidak lari ke arah lain padahal kamu pun sudah lari? Mengapa aku tidak mencari dan menemukan kebahagiaa...

Tips dan Cara Naik Railink alias Kereta Bandara buat Kamu yang Pertama Kali

Gimana? Dari judulnya aja udah pasti tau ya aku akan share apa ditulisan ku kali ini. Ngomong-ngomong, sebelum berlanjut lebih jauh lagi, kayanya aku akan menekadkan diri untuk menggunakan kata ' Aku ' untuk setiap tulisan yang akan aku tulis. Karena kalau dilirik ke setiap tulisanku yang lain, aku suka enggak konsisten, kadang pakai ' Aku ', kadang juga pakai ' Gue ' haha. Jadi, biar lebih adem aja, maka ku niatkan dalam hati untuk selalu pakai 'Aku' ditulisan ini dan tulisan-tulisan aku selanjutnya. Oke baik. Aku akan cerita yang lagi-lagi, ini adalah tentang pengalaman aku sendiri. Pengalaman pertama kali pakai transportasi Railink alias Kereta Bandara untuk ke Bandara Soetta. Yeayy, sejujurnya aku sangat excited pertama kali mau naik ini. Awalnya mau pilih naik kendaraan online aja buat ke bandara, tapi hati bertekad, mau coba kereta karena memang aku penyuka naik kereta. Waktu itu, aku mau liburan ke Jogja, dan keberangkatan pesawat di ...