Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2014

Balada Pertemuan Choco-Berry

Baru sempet nulis cerita ini sekarang Jadi gini... yaaa gitu... apasih?? apanya yang apasih?? ohh oke. mulai! Kenal sama dia udah jalan 5 tahun, terhitung dari awal kelas 1 SMA(kalo gak salah) sampe sekarang gue menjelang semester 5. Berawal dari temen facebook. yaa kalian tahu, di tahun 2009-an facebook itu lagi trend-trend nya, sampe ada yang rela ditipu demi ketemuan sama om om gak jelas, dan dibawa inep, tau deh  dijadiin istri apa kagakkk... u,u Dekat semakin dekat, berawal dari sekedar temen curhat dan beruntungnya selera humor kita sama, adaaa aja yang diobrolin kalo sama dia, meskipun masih teman dunia maya, tapi tetep aja, hebohnya gak abis-abis. Ohiya, belum gue jelasin, dia itu punya kelamin.. ehh apasih kok punya kelamin-,- maksudnya, dia itu berjenis kelamin laki-laki. sebut saja dia Alfonsooo~ haha no no no  yaaaa dia bernama "Gilang Aji Pratama" Dia berasal dari bandung, gak seumuran sih, beda setahun lah, tapi level sekolahnya seumuran.

Kalau aku menghilang, apa kamu akan mencari?

Entah harus bagaimana aku memulai tulisan ini, dengan kata kata seperti apa aku bisa menggambarkan apa yang kurasa. Sebelum lebih lanjut ku tulis tulisanku dengan berbagai kata, ku rangkai terlebih dahulu sebuah tulisanku menjadi satu kalimat yang akan ku jadikan sebuah judul. Kalimat tersebut sering ku fikirkan dikala aku merenung, kalimat tersebut sering sekali terlintas tanpa ku minta jka aku mengingat mu, dan kalimat tersebutlah yang selalu membayangi fikiranku saat ini. Kita memang dekat, dan ku fikir kedekatan kita bukan sekedar kedekatan biasa, aku bisa mengenalmu dengan apa dan bagaimana dirimu, aku juga bisa merasakan apa yang kamu rasa meskipun kamu tidak pernah gamblang menceritakan semua hal kepadaku. Sering sekali aku berusaha untuk bisa menjadi yang terbaik untukmu, aku ingin selalu ada didekatmu, aku ingin selalu menemanimu, jadi pendengarmu, bahkan jadi penenang hidupmu dikala ombak kehidupan datang menghampirimu. Tapi entah, apakah saat ini kamu sudah merasakan bahwa

Itu Semua Bukan Tanpa Alasan

Kamu bahagia ku Kamu surga kesejukan ku Kamu juga angin yang selalu berhembus disetiap hariku Kamu selalu menjadi penenang dalam hidupku Kamu seakan membuatku yakin bahwa hidupku akan selalu baik-baik saja Kamu selalu membuat bibirku menciptakan bentuk lekungan ke atas, yang menandakan aku merasa nyaman ada didekatmu. Tapi ketika aku ingat semua kenyataan yang ada, selalu terlintas dibenak kecilku. "Apa mungkin??" Kamu membuatku selalu lemah mendengarkan seluruh ucapan yg kamu lontarkan. Aku percaya kamu Aku turuti kamu Aku yakin dengan mu Itu semua bukan tanpa alasan. Seluruh sikapmu telah membuatku yakin, kamu adalah yang terbaik. Seleramu, bicaramu, isi kata-katamu, fikiranmu, celotehanmu, bahkan sampai candaamu membuat aku ikut masuk kedalam apa yang sedang kamu tulis dalam setiap hari-harimu. Aku percayai kamu seakan aku adalah ekormu yang selalu setia mengikutimu, karena keyakinan ku bahwa kamu akan selalu membawa aku ke jalan yang benar, jalan yang kam